اَلْقَصِيْدَةُ الْمُنْفَرِجَةُ
16. Qasidah al-Munfarijah (Isytaddi)
-
لِلْإِمَامِ الْعَارِفِ بِاللهِ أَبِي الْفَضْلِ يُوْسُفَ بْنِ مُحَمَّدٍ الْمَعْرُوْفِ بِابْنِ النَّحْوِيِّ
Karya: Imam Abul Fadl Yusuf bin Muhammad Arif Billah, yang terkenal sebagai Ibn al-Nahwu
-
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang
-
اِشْتَدِّيْ أَزْمَةُ تَنْفَرِجِيْقَدْ آذَنَ لَيْلُكِ بِالْبَلَجِ
Derita! Lakukanlah seluruh yang kau mampu! (karena) badai pasti berlalu * Malam-mu bercerita, wajah pagi segera tiba.
-
وَظَلَامُ اللَّيْلِ لَهُ سُرُجٌحَتَّى يَغْشَاهُ أَبُو السُّرُجِ
Bintang-bintang menghias malam kelam * hingga raja siang datang menjelang
-
وَسَحَابُ الْخَيْرِ لَهُ مَطَرٌفَإِذَا جَاءَ الْإِبَّانُ تَجِيْ
Awan tebal menimang hujan yang pasti datang * menanti titah yang kuasa
-
وَفَوَائِدُ مَوْلَانَا جُمَلٌلِسُرُوْحِ الْأَنْفُسِ وَالْمُهَجِ
Anugrah-Nya tiada hingga, menghibur jiwa yang tersisa * Maupun yang telah fana (tiada)
-
وَلَهَا أَرَجٌ مُحْيٍ أَبَدًافَاقْصِدْ مَحْيَا ذَاكَ الْأَرَجِ
Nikmat menebar aroma bunga kehidupan abadi * kejarlah taman bahagia harum mewangi
-
فَلَرُبَّتَمَا فَاضَ الْمَحْيَابِبُحُوْرِ الْمَوْجِ مِنَ اللُّجَجِ
Lautan kehidupan terkadang melimpah ruah * karena gelombang pasang tiada henti
-
وَالْخَلْقُ جَمِيْعًا فِيْ يَدِهِفَذَوُوْ سَعَةٍ وَذَوُوْ حَرَجِ
Hidup seluruh makhluk dalam genggaman kuasa-Nya * Ada yang bahagia dan ada pula menderita
-
وَنُزُوْلُهُمُ وَطُلُوْعُهُمُفَإِلَى دَرَكٍ وَعَلَى دَرَجِ
Ada yang jatuh ke dasar kerak neraka * dan ada yang bertahta di surge bahagia
-
وَمَعَايِشُهُمْ وَعَوَاقِبُهُمْلَيْسَتْ فِي الْمَشْيِ عَلَى عِوَجِ
Pengalaman, bahagia dan derita mereka * semua tertata dalam sunnah-Nya
-
حِكَمٌ نُسِجَتْ بِيَدٍ حَكَمَتْثُمَّ انْتَسَجَتْ بِالْمُنْتَسِجِ
Hikmat-hikmat kehidupan ditenun tangan terampil dan pasti, kuasa Illahi * bagai penyair merangkai seni dalam puisi penuh arti
-
فَإِذَا اقْتَصَدَتْ ثُمَّ انْعَرَجَتْفَبِمُقْتَصِدٍ وَبِمُنْعَرِجِ
Hikmat (Sunnatullah) terus berlaku mulus, lalu menyimpang jalur * sangat tergantung kendali sang pengemudi (pelaku)
-
شَهِدَتْ بِعَجَائِبِهَا حُجَجٌقَامَتْ بِالْأَمْرِ عَلَى الْحِجَجِ
Bukti-bukti bersaksi, Alangkah indahnya! Sunnatullah berjalan * tunduk dan taat, sarat alasan
-
وَرِضًا بِقَضَاءِ اللهِ حِجًافَعَلَى مَرْكُوْزَتِهِ فَعُجِ
Menjalani hikmat (sunnatullah) dengan senang, pantas dijaga dan pelihara l* alu ditiru dan jalankan dengan segala waspada
-
وَإِذَا انْفَتَحَتْ أَبْوَابُ هُدًىفَاعْجَلْ لِخَزَائِنِهَا وَلِجِ
Begitu pintu-pintu petunjuk sudah tebuka * bergegaslah masuk, memburu dan meraih berjuta bahagia
-
وَإِذَا حَاوَلْتَ نِهَايَتَهَافَاحْذَرْ إِذْ ذَاكَ مِنَ الْعَرَجِ
Waspada, menjelang tiba! Mungkin diujung sana * kelok jalanan akan membawa bencana
-
لِتَكُوْنَ مِنَ السُّبَّاقِ إِذَامَا جِئْتَ إِلَى تِلْكَ الْفُرَجِ
Jadilah pemenang utama dalam lomba * merebut piala bahagia dan mahkota surga
-
فَهُنَاكَ الْعَيْشُ وَبَهْجَتُهُفَلِمُبْتَهِجٍ وَلِمُنْتَهِجِ
Disana (di taman itu) ada kehidupan, mewah dan senang * berbahagia sang pemenang dan para pejalan di tempat terang
-
فَهِجِ الْأَعْمَالَ إِذَا رَكَدَتْفَإِذَا مَا هِجْتَ إِذًا تَهِجِ
Bila semangat kerja mulai memudar, nyalakan api dan lakukan terapi * bangkitkan motivasi dan raih prestasi
-
وَمَعَاصِي اللهِ سَمَاجَتُهَاتَزْدَانُ لِذِي الْخُلُقِ السَّمِجِ
Berbuat maksiat dan jahat pada Allah, senantiasa menghias indah * prilaku mereka yang bemoral rendah
-
وَلِطَاعَتِهِ وَصَبَاحَتِهَاأَنْوَارُ صَبَاحٍ مُنْبَلِجِ
Berbuat taat dan segala bentuk manfaat pada-Nya * laksana cahaya cerah di pagi hari(dapat membawa arti dan kesenangan bagi yang lain)
-
مَنْ يَخْطُبْ حُوْرَ الْعِيْنِ بِهَايَظْفُرْ بِالْحُوْرِ وَبِالْغُنُجِ
Meminang (mencari) bidadari dengan hadiah bakti Ilahi * Disambut bidadari yang masih suci-murni
-
فَكُنِ الْمَرْضِيَّ لَهَا بِتُقًىتَرْضَاهُ غَدًا وَتَكُوْنُ نَجِيْ
Raihlah simpati Illahi dengan taqwa dan berbakti * Hidup bahagia kan kau raih di hari nanti
-
وَاتْلُ الْقُرْآنَ بِقَلْبٍ ذِيْحَزَنٍ وَبِصَوْتٍ فِيْهِ شَجِيْ
Bacalah Qur’an dengan kalbu penuh rindu * Dan dengan suara yang meredu serta syahdu
-
وَصَلَاةُ اللَّيْلِ مَسَافَتُهَافَاذْهَبْ فِيْهَا بِالْفَهْمِ وَجِيْ
Jalanilah! Shalat malam adalah jarak tempuhnya * Dengan faham makna bahasa engkau akan tiba
-
وَتَأَمَّلْهَا وَمَعَانِيْهَاتَأْتِ الْفِرْدَوْسَ وَتَنْفَرِجِ
Renungkan dan fahami maknanya, engkau pasti tiba * Ke surga firdaus dan hidup bahagia
-
وَاشْرَبْ تَسْنِيْمَ مُفَجَّرِهَالَا مُمْتَزِجًا وَبِمُمْتَزِجِ
Reguklah air tasnim di surga sana seketika (langsung) dari sumber-nya * Air suci bersih bebas unsur kimia
-
مُدِحَ الْعَقْلُ الْآتِيْهِ هُدًىوَهَوًى مُتَوَلٍّ عَنْهُ هُجِيْ
Akal fikir pembawa hidayah sangat mulia * Hawa nafsu pembawa bencana sangat tercela
-
وَكِتَابُ اللهِ رِيَاضَتُهُلِعُقُوْلِ الْخَلْقِ بِمُنْدَرِجِ
Kitab Qur’an sebagai riyadah (sering dilatih) * Membiasakan otak berfikir jernih
-
وَخِيَارُ النَّاسِ هُدَاتُهُمُوَسِوَاهُمْ مِنْ هَمَجِ الْهَمَجِ
Manusia termulia adalah peraih hidayah * Sebaliknya, orang hina tak berguna
-
وَإِذَا كُنْتَ الْمِقْدَامَ فَلَاتَجْزَعْ فِي الْحَرْبِ مِنَ الرَّهَجِ
Bila berada di baris depan pertempuran (perjuangan) * Jangan gentar karena debu bertaburan (takut mati atau terhina)
-
وَإِذَا أَبْصَرْتَ مَنَارَ هُدًىفَاظْهَرْ فَرْدًا فَوْقَ الثَّبَجِ
Bila engkau menatap tanda kemenangan (hidayah) * Tampilah meski sendiri dipuncak menara idaman
-
وَإِذَا اشْتَاقَتْ نَفْسٌ وَجَدَتْأَلَمًا بِالشَّوْقِ الْمُعْتَلِجِ
Bila hati dilanda cinta, penyakit setia bersama * Cinta yang dalam sedia berkorban
-
وَثَنَايَا الْحَسْنَا ضَاحِكَةٌوَتَمَامُ الضِّحْكِ عَلَى الْفَلَجِ
Senyum manis tampakkan gigi tsaniyah (taring) * Tawa sempurna tampakkan gigi tengah
-
وَعِيَابُ الْأَسْرَارِ اجْتَمَعَتْبِأَمَانَتِهَا تَحْتَ الشَّرَجِ
Dengan amanah, rahasia dan cela * Terpendam dibalik cela (tersembunyi di balik kata)
-
فَالرِّفْقُ يَدُوْمُ لِصَاحِبِهِوَالْخَرْقُ يَصِيْرُ إِلَى الْهَرَجِ
Kelembutan membuat teman dan karib abadi * Kasar dan gila membuat karib jauh berlari
-
صَلَوَاتُ اللهِ عَلَى الْمَهْدِيْاَلْهَادِي النَّاسِ إِلَى النَّهَجِ
Limpahkan rahmat pada Muhammad * Yang bawa orang ke alam terang dan syafaat
-
وَأَبِيْ بَكْرٍ فِيْ سِيْرَتِهِوَلِسَانِ مَقَالَتِهِ اللَّهِجِ
(Dan) kepada Abu Bakar yang selama hayatnya * Menebar mutiara dalam kata dan bahasa
-
وَأَبِيْ حَفْصٍ وَكَرَامَتِهِفِيْ قِصَّةِ سَارِيَةِ الْخُلُجِ
Kepada Umar Abu Hafsah yang tunjukan karamah * Dalam Sariyatul Jabal peristiwa bersejarah
-
وَأَبِيْ عَمْرٍو ذِي النُّوْرَيْنِالْمُسْتَحْيِي الْمُسْتَحْيَى الْبَهِجِ
Kepada Utsman Abu ‘Amr pemilik dua cahaya tenar * (yang segan dan disegani), karena pribadi dan nama besar
-
وَأَبِيْ حَسَنٍ فِي الْعِلْمِ إِذَاوَافَى بِسَحَائِبِهِ الْخُلُجِ
Kepada Ali Abu Hasan yang berilmu luas merata * Laksana hujan penyubur teluk dan sahara
-
وَعَلَى السِّبْطَيْنِ وَأُمِّهِمَاوَجَمِيْعِ الْآلِ بِمُنْدَرِجِ
Kepada Hasan dan Husain, dan ibu mereka * Serta keluarga penerang alam semesta
-
وَصَحَابَتِهِمْ وَقَرَابَتِهِمْوَقُفَاةِ الْإِثْرِ بِلَا عِوَجِ
Para sahabat dan kerabat penerus jejak dalam juang * Yang tak pernah lengah menuntun orang
-
وَعَلَى أَتْبَاعِهِمُ الْعُلَمَابِعَوَارِفِ دِيْنِهِمُ الْبَهِجِ
Serta para pengikut mereka yang berilmu * Lagi tindih berprilaku
-
يَا رَبِّ بِهِمْ وَبِآلِهِمِعَجِّلْ بِالنَّصْرِ وَبِالْفَرَجِ
Ya Tuhan! Demi mereka dan keluarganya * Berilah kami pertolongan dengan segera
-
وَارْحَمْ يَا أَكْرَمَ مَنْ رَحِمَاعَبْدًا عَنْ بَابِكَ لَمْ يَعُجِ
Engaku Maha Pemurah! Rahmatilah hamba-Mu * Yang tak pernah jauh dari pintu-Mu
-
وَاخْتِمْ عَمَلِيْ بِخَوَاتِمِهَالِأَكُوْنَ غَدًا فِي الْحَشْرِ نَجِيْ
Tutuplah amal (dan hidup)ku dengan husnul khatimah * Agar esok di padang mahsyar dapat barakah
-
لٰكِنِّيْ بِجُوْدِكَ مُعْتَرِفٌفَاقْبَلْ بِمَعَاذِيْرِيْ حُجَجِيْ
Engkau terkenal pemurah! Terimalah alasanku! * dan ampunilah segala salahku!
-
وَإِذَا بِكَ ضَاقَ الْأَمْرُ فَقُلْاِشْتَدِّيْ أَزْمَةُ تَنْفَرِجِيْ
Dan bila kesulitan datang menyiksa, kau berseru! * “Derita!, berbuat sekuat kau mampu! Badai Pasti Berlalu!” ------------------------
-
يَا رَبِّ بِهِمْ وَبِآلِهِمِعَجِّلْ بِالنَّصْرِ وَبِالْفَرَجِ
Tuhanku…!! Demi mereka dan keluarga *b erilah pertolongan (kemenangan) untukku segera
-
إِنَّ الرَّحْمٰنَ يُبَشِّرُنَامَا بَعْدَ الضِّيْقِ إِلَّا الْفَرَجِ
Sang pengasih bawa berita bahagia * lepas derita hanyalah bahagia (habislah gelap terbitlah terang)